Kode if ( wp_using_themes() ) { … } adalah bagian penting dari alur kerja WordPress, khususnya dalam kaitannya dengan pemuatan tema dan template. Mari kita bedah:
if ( wp_using_themes() ) { … }: Ini adalah pernyataan kondisional. Kode di dalam kurung kurawal hanya akan dieksekusi jika kondisi di dalam tanda kurung bernilai true.
wp_using_themes(): Ini adalah fungsi WordPress yang mengembalikan nilai boolean (true atau false). Fungsi ini memeriksa apakah WordPress sedang menggunakan tema. Biasanya, di frontend (bagian website yang dilihat pengunjung), fungsi ini akan mengembalikan true. Namun, ada beberapa situasi di mana ia bisa mengembalikan false, misalnya:
Saat mengakses backend WordPress (wp-admin).
Saat menggunakan feed RSS.
Saat melakukan request ke file-file tertentu yang tidak memerlukan pemuatan tema.
/** … */: Ini adalah komentar docblock. Komentar ini mendokumentasikan action hook template_redirect.
do_action( ‘template_redirect’ );: Ini adalah baris yang sangat penting. do_action() adalah fungsi WordPress yang menjalankan semua fungsi yang telah “ditempelkan” (didaftarkan) ke sebuah action hook. Dalam hal ini, action hook-nya adalah ‘template_redirect’.
‘template_redirect’: Ini adalah nama dari action hook. Ini adalah titik di mana WordPress memberikan kesempatan kepada plugin atau tema untuk “menempelkan” fungsi mereka sendiri dan melakukan sesuatu sebelum WordPress menentukan dan memuat template yang akan digunakan.
Apa yang Terjadi di Dalam do_action( ‘template_redirect’ );?
template_redirect adalah salah satu action hook yang paling sering digunakan di WordPress. Banyak plugin dan tema menggunakan hook ini untuk:
Redirect: Melakukan pengalihan (redirect) ke halaman lain berdasarkan kondisi tertentu. Misalnya, plugin membership mungkin mengalihkan pengguna yang belum login ke halaman login.
Mengubah Query: Memodifikasi query WordPress untuk mengambil data yang berbeda dari database.
Mengatur Template: Memilih template yang berbeda berdasarkan kondisi tertentu. Misalnya, plugin e-commerce mungkin memilih template khusus untuk halaman produk.
Menambahkan Data: Menambahkan data atau variabel ke query WordPress yang kemudian dapat digunakan oleh template.
Kapan Kode Ini Dieksekusi?
Kode ini dieksekusi setelah WordPress selesai melakukan query utama (wp()) dan sebelum WordPress memuat template (template-loader.php). Ini adalah saat yang tepat untuk melakukan manipulasi atau pengalihan sebelum template ditampilkan.
Ringkasan:
Kode if ( wp_using_themes() ) { do_action( ‘template_redirect’ ); } memastikan bahwa action hook template_redirect hanya dipanggil jika WordPress sedang menggunakan tema. Ini memberikan kesempatan kepada plugin dan tema untuk melakukan berbagai tindakan sebelum template dimuat, seperti redirect, modifikasi query, pemilihan template, dan penambahan data. template_redirect adalah salah satu action hook yang sangat penting dan sering digunakan dalam pengembangan WordPress.







Leave a Reply